-->

Belajar Routing Dalam Laravel

Hai sobat, masih di tutorial tentang pemrograman web menggunakan framework laravel. Pada artikel kali ini kita akan belajar tentang routing di dalam framework laravel.

Belajar Routing Dalam Laravel

Pada artikel sebelumnya kita telah belajar tentang instalasi framework laravel dan bagaimana menjalankan project laravel yang telah kita instal. Selanjutnya kita akan belajar tentang routing di laravel karena hal ini sangat penting untuk pembuatan web menggunakan laravel.

Ketika kita belajar web menggunakan php native, untuk mengakses file yang kita tuju kita akan menuliskan alamat filenya di URL Address seperti gambar di bawah ini

Berbeda dengan php native, ketika kita menggunakan framework laravel, kita menggunkan route untuk menyimpan URI dan mengakses file atau apapun yang kita inginkan dari project berdasarkan respon dari HTTP Verb. Jadi dengan begini, kita dapat membuat alama URL versi kita sendiri dan hal ini sangat bagus untuk SEO (Search Engine Optimization).

Baca juga "Cara Mudah Melacak Hp yang Hilang"

Semua file route disimpan di dalam folder routes dan semua file didalamnya akan diproses secara otomatis. Jika kita perhatikan, di dalam folder routes kita menemukan 4 file berbeda, yaitu console.php, api.php, web.php, dan channels.php. Keempat file tersbut memiliki fungsi masing-masing.

File console.php digunakan untuk membuat routing comand yang berjalan di terminal. Hal ini samaseperti perintah artisan pada laravel, dengan menggunakan file ini kita dapat mambuat command artisan ala kita sendiri. Selanjutnya adalah file api.php, biasa digunakan utuk membuat route midleware api. File web.php digunakan untuk membuat route di halaman web yang menyediakan fitur seperti session dan CSRF protection. Dan terakhir, file channels.php yang biasa digunakan utuk routing broadcast event, dan biasanya diimplementasikan pada pembuatan notifikasi.

Kode di dalam rote juga memiliki syntax atau bagian-bagian tersendiri, perhatikan gambar berikut ini

Belajar Routing Dalam Laravel

Berikut ini bagian-bagian dari kode routing pada laravel :

Kode get tersebut merupakan HTTP Verb atau method untuk memproses data
Route ini memiliki 2 parameter, parameter pertama yaitu URI, atau URL yang kita atur pada web untuk mengakses fungsi. Di sini URI nya adalah "/"
Parameter selanjutnya (setelah koma) adalah callback function yang akan dijalankan ketika URI itu diakses.

Oke sekarang kita coba membuat satu route di dalam folder route/web/php. Kita tampilkan kode basic ketika belajar pemrograman yaitu Hello World ! 😁 saya buat kodenya seperti berikut

Belajar Routing Dalam Laravel

Kita coba jalankan, maka tampilannya akan jadi seperti gambar di bawah ini

Belajar Routing Dalam Laravel

Belajar Routing Dalam Laravel

Jadi di dalam route, kita dapat langsung melakukan perintah dengan memasukkannya di dalam funcion.

Selanjutnya, ketika kita mengakses halaman atau aplikasi web, kita kadang menjumpai URL yang memiliki parameter. Kita juga dapat melakukan hal seperti itu menggunakan route di laravel. Saya membaginnya seperti berikut

Route berparameter

Seperti yang saya jelaskan tadi, anggap saja kita memiliki halaman web untuk manampilkan data sesuai kategori atau id dan kita meletakkannya di URI. Di sini saya akan mengambil parameter dan menampilkannya di halaman web, maka saya akan buat kodenya seperti berikut

Belajar Routing Dalam Laravel

Jika kita jalankan maka data pada parameter URI akan tampil juga di halaman web seperti ini

Belajar Routing Dalam Laravel

Route parameter optional

Kadang, kita juga memiliki halaman yang tidak selalu menampilkan data berdasarkan parameter, tetapi juga kadang menampilkan data berdasarkan parameter. Maka parameter di sini adalah optional. Untuk melakukannya, kita perlu menambahkan tanda "?" di parameter URI route, dan mendeklarasikan parameter di function dengan nilai defaultnya, lebih jelasnya dapat sobat lihat pada kode berikut

Belajar Routing Dalam Laravel

Coba kita jalankan dengan menambahkan parameter, maka parameter tersebut aka tampil di halaman web.

Belajar Routing Dalam Laravel

Jika kita tidak menambahkan parameter, maka halaman web akan menampilkan data default yang telah diatur.

Kemudian di dalam Route laravel, kita dapat memilih metode pemrosesan data (HTTP Verb) yang kita inginkan, berikut jenis-jenisnya :
  1. Route::get($uri, $callback);
  2. Route::post($uri, $callback);
  3. Route::put($uri, $callback);
  4. Route::patch($uri, $callback);
  5. Route::delete($uri, $callback);
  6. Route::options($uri, $callback);
Masing jenis verb tersebut memiliki fungsi yang sama seperti verb pada HTTP request biasannya. Kita akan menggunakannya sesuai kebutuhan kita. Jika kita ingin manampilkan data atau melakukan proses data lewat URL, maka kita pakai verb get. Ada juga jika kita ingin memproses data lewat body halaman web, maka kita menggunakan verb post, dan semacam itu.

Di dalam route juga ada yang disebut Route View yang berfungsi hanya untuk menampilkan view. Sangat simple kodennya seperti berikut

Belajar Routing Dalam Laravel

Jadi kita bisa membuat URI versi kita sendiri untuk menampilkan view, dan keuntungan kita menggunakan route view ini kita tidak harus mendefinisikan view lewat controller atau menulis route secara penuh.

Kemudahan lain yang diberikan oleh sistem routing di laravel adalah adannya penamaan pada tiap2 route yang kita buat, sehingga jika biasannya kita menggunakan URI pada route yang telah kita buat untuk redirect atau mengakses controller, kita bisa menggunakan nama route untuk alternatifnya. Contohnya seperti berikut ini :

Belajar Routing Dalam Laravel

Kita dapat menggunakan nama route untuk redirect setelah melakukan suatu proses di controller seperti ini :

Belajar Routing Dalam Laravel



Sebenarnya masih banyak fitur routing yang ada pada framework laravel ini, tapi kita akan mempelajarinnya sambil praktik di artikel selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, sobat dapat membaca di dokumentasi official websitennya di link berikut

Routing Laravel

Nah, mungkin sekian artikel dari saya tentang Routing Dalam Laravel, semoga membantu sobat yang sedang belajar seperti saya hehe. Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertannyaan, dan jangan lupa share artikel ini jika sobat menyukainnya. Nantikan artikel selanjutnya, sampai jumpa..


Previous
Next Post »

Terimakasih atas kunjunganya.
Jika ada pertanyaan, komentar, atau saran, silakan tulis pada kolom di bawah ini.

ConversionConversion EmoticonEmoticon